Pepatah “mencegah lebih baik daripada mengobati”, apalagi untuk penyakit mematikan dan belum jelas obatnya macam penyakit HIV/AIDS, pepatah tersebut tentunya sangat benar adanya. Bahkan perlu pencegahan yang terbilang berlapis guna menghindar dari HIV/AIDS mengingat banyak jalan menuju terjangkitnya virus mematikan ini.
Dua penyebab utama dari sekian banyak musabab itu adalah perilaku seks bebas dan “arisan” konsumsi obat2 terlarang, terutama yang banyak menggunakan alat suntik.
Sebagai individu saja kita kadang harus waspada terhadap segala goda dan rayuan untuk terjerumus ke arah sana. Terlebih bagi orangtua macam kami yang harus extra hati2 untuk menghindarkan diri dan keluarga dari minimum kedua faktor di atas.
Pendidikan dasar di rumah dan sekolah sangat memegang peranan dalam membina mental anak untuk menghadapi segala godaan ini. Meluangkan waktu di sela aktivitas kita yang menguras waktu, energi dan pikiran, hendaknya mengedepankan kualitas di atas kuantitas, yang biasanya waktu untuk anak merupakan sisa energi kita selepas berjibaku dengan pekerjaan.
Penanaman norma religi dalam jiwa anak2 dengan pemilihan sekolah agamis merupakan langkah awal guna menutupi kekurang-pahaman kami dalam materi pendidikan tersebut. Efeknya memang sangat terasa dan tentu saja sangat membantu kami dalam menanamkan benih iman pada diri anak2 kami.
Perhatian serta komunikasi khusus antara orangtua dan anak dalam setiap kebersamaan aktivitas di dalam maupun di luar rumah memberikan manfaat pengajaran langsung terhadap apa yang dihadapai dan ditemukan oleh anak secara spontan. Jadi, kami tidak pernah segan dan bosan untuk menjawab semua pertanyaan mereka seputar hal-hal yang mereka ingin ketahui.






aha…. sepakat pak!
dari rumah yang baik akan selalu hadir putra-putri terbaik dan bertanggung jawab….
salut sekali pak.. Inilah dukungan paling nyata untuk menghabiskan riwayat AIDS dari diri dan keluarga kita sendiri
[...] Injury Time for AIDS – ODHA Ala Pramuka? – Tribute To HIV/AIDS – Untuk Teman – Hari AIDS Sedunia – Semua Berawal dari Rumah… – Kondom AIDS – 1 Desember : Hari AIDS Sedunia – Dilema AIDS & Kondom – Hari Peduli AIDS [...]
hai, sakit kok saya ndak ada khabar ya ? weleh ….
se-7 brow….memulai semuanya dari rumah untuk di terapkan ke skup yang lebih luas.
met hari aids ajah
Hmmmm …
*gak tau mo nulis apa
[...] acaranya? Kampanye tentang AIDS, Teater, musik jalanan dan pagelaran seni lainnya. Namanya juga Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam Seni [...]
Ade punya teman kecil menyandang ODHA …
-Ade-
[...] Semua berawal dari rumah – tovic 1005 [...]
[...] ~I Have AIDS, Will You Hug Me? ~Anda Peduli? ~Injury Time For AIDS ~Ayo ~Sudahkah kita Peduli Aids ~Semua Berawal Dari Rumah ~Kenapa Saya Menolak Kampanye Kondom ~Kondom AIDS 27 Komentar sejauh ini Tinggalkan [...]